
Mendengar nama tempat wisata Taman buah Mangunan pada awalnya sempat membuat saya merasa aneh mendengarnya. Rasanya kok ndeso banget dan kurang komersil :D. Tapi, karena rekomendasi dari temen saya,Santi, timbul rasa penasaran di benak saya, dan akhirnya jadilah juga saya memijakkan kaki di tempat ini. Berangkat berlima bersama santi, ida, empi, dan ana dengan motor, sebenarnya kami cukup ragu bisa menemukan tempat ini karena belum ada petunjuk yang pasti. Tapi akhirnya, setelah bertanya 2 kali, sampailah kita di lokasi.
Lokasi taman buah mangunan
Taman buah mangunan berlokasi di Dlingo, Bantul dekat Imogiri. Dengan topografi pegunungan, medan yang ditempuh untuk mencapai tempat ini tidak sesulit yang saya bayangkan. Walaupun banyak tanjakan dan turunan, jalan menuju ke Mangunan sudah beraspal dan rata. Hanya saja, waktu akan mencapai lokasi,sekitar 500 m, jalanan agak bergelombang dan aspalnya rusak, jadi kerikil2nya cukup membuat ngeri.Di sepanjang perjalanan, kita akan disuguhi pemandangan pegunungan yang berjajar dan kota jogja yang nampak dari atas. Pemandangan yang cukup membuat saya berdecak kagum :)
Dari kota Jogja menuju Mangunan diperlukan waktu kira-kira 30 menit atau jarak sekitar 28 km. Arahnya dari terminal Giwangan ke arah selatan sampai kita tiba di imogiri. Dari bank BRI, lurus saja sampai ada plakat mangunan ke kanan. Setelah itu ikuti jalan kira-kira 12 kilo, belok ke kanan dan sampailah kita di Mangunan. Cukup mudah untuk mencapai tempat ini karena di sepanjang perjalanan ada plakat yang menunjukkan arah Mangunan. Jadi, tidak perlu takut untuk kesasar.
Sekilas Tentang Mangunan




Sampai di Mangunan, kita akan tiba di pintu masuk dan loket pembayaran. Untuk satu orang, perlu membayar tiket masuk 5000 rupiah saja. Motor yang dibawa boleh dibawa berkeliling taman buah. Di dalamnya ada berbagai tanaman buah Mangga, durian, rambutan, dan tak ketinggalan buah talok :P. Sepertinya masih banyak lagi, tapi karna pas datang kemarin lagi ga ada pohon yang berbuah, jadi saya dan teman-teman memutuskan untuk langsung ke puncak. Di sini, katanya pemandangannya indah banget, dan kita bisa liat kelokan sungai di bawah puncak.
Untuk mencapai puncak, saya dan teman-teman harus melewati jalan menanjak tajam sepanjang 100 meter dengan motor. Jalan yang dilalui cukup membuat saya bergidik ngeri. Selain jalanny kecil, tanjakannya juga manteep banget. Buat saya yang bukan seorang pengendara motor profesional, jalan ini sukses membuat saya ciut nyali,hehe. Tapi, Alhamdulillah berhasil juga samapi di puncak. Dan ternyata, perjuangan dan kengerian saya sungguh terbalaskan. Di puncak ini pemandangannya baguuuuus banget. Hamparan bukit hijau, laut biru, dan kelokan sungai berwarna toska sangat memanjakan mata saya. Ditambah udara sejuk dan semilir (padahal waktu itu jam 1 siang) membuat pikiran dan hati jadi fresh kembali.
Buat yang belum pernah ke Mangunan, tempat ini recomended sekali untuk dikunjungi. Overall, saya kasih nilai 8 untuk tempat ini. Selain pemandangan yang indah, alam yang masih sangat natural, tiket masuk yang murah, tempat ini juga menyediakan permainan untuk anak-anak seperti perahu bebek, ayunan, dan lain-lain. Sayangnya pas saya datang pohon-pohon sedang tidak berbuah..Mungkin next time untuk yang kedua kalinya bisa merasakan kenikmatan buah-buahan di sana :)
Happy Travelling :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar